KDM Hadirkan Bursa Kerja Online di Depok, Ribuan Lowongan Kerja Tersedia
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) menggelar bursa kerja online pekan kedua di Kota Depok dengan menyediakan 2.054 lowongan kerja melalui aplikasi Nyari Gawe.
Foto: Dok. MGG Pieter/Diskominfo Depok
LensaDepok – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) kembali menggelar program bursa kerja online sebagai upaya nyata memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat. Kali ini, kegiatan tersebut berlangsung di Kota Depok yang disiarkan langsung melalui akun live TikTok @dedimulyadiofficial, Rabu (23/09/26).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM), mengatakan bahwa pelaksanaan bursa kerja online ini telah memasuki pekan kedua, setelah pada pekan sebelumnya sukses dilaksanakan di Kabupaten Bekasi.
“Ini pelaksanaan bursa kerja online kedua dengan ketersediaan lowongan pekerjaan yang semakin banyak. Ada 16 perusahaan yang bergabung dan tersedia 2.054 lowongan pekerjaan dalam dan luar negeri dengan mengakses aplikasi Nyari Gawe,” ungkap KDM saat meninjau bursa kerja online di lokasi PT YKK, Kota Depok, pada Rabu (23/09/26).
Tersedia 2.054 Lowongan dan Tegaskan Bebas Calo
KDM menyebutkan, antusiasme dan minat masyarakat terhadap gelaran bursa kerja online ini sangat tinggi. Oleh karena itu, ia berharap semakin banyak perusahaan yang terbuka untuk menyediakan lowongan pekerjaan sehingga kesempatan kerja bagi warga semakin terbuka luas.
Dalam kesempatan tersebut, KDM juga meminta Wali Kota Depok, Supian Suri, untuk bersinergi secara ketat dengan Polres Metro Depok guna memastikan tidak ada praktik percaloan dalam proses perekrutan tenaga kerja.
“Tidak boleh lagi ada pencaloan tenaga kerja yang dipungut. Karena itu sangat merugikan warga,” tegas KDM.
Ia memastikan Pemprov Jabar akan terus berinovasi memfasilitasi para pencari kerja agar mendapatkan akses informasi pekerjaan secara transparan dan gratis.
“Kami akan terus memfasilitasi pencari kerja dalam mendapatkan info lowongan pekerjaan. Jadi manfaatkan kesempatan ini,” tutup KDM.
