Gemilang di Olimpiade, Fathia Jadi Talenta Berprestasi SMPN 2 Depok
Fathia Haya Mumtaz Yudiansyah, siswi kelas VIII SMPN 2 Depok, menorehkan deretan prestasi gemilang di bidang bahasa Inggris dan sains tingkat provinsi hingga nasional.
Foto: Dok. Diskominfo Depok
LensaDepok – Deretan prestasi akademik terus ditorehkan oleh Fathia Haya Mumtaz Yudiansyah, siswi kelas VIII SMP Negeri 2 Depok. Ketertarikannya yang mendalam pada bidang bahasa Inggris dan sains mengantarkannya meraih berbagai penghargaan bergengsi di ajang olimpiade.
Pada tahun 2026, Fathia berhasil meraih peringkat pertama pada babak penyisihan wilayah Jawa Barat dalam ajang MIPA Education Centre (MEC) Olympiad. Ia juga sukses menyabet peringkat keenam pada babak penyisihan tingkat provinsi untuk bidang bahasa Inggris.
Sebelumnya, Fathia juga berhasil memboyong medali emas dalam kompetisi English, Math, and Science Olympiad (EMSO).
Tekun sejak SD dan Target Beasiswa Luar Negeri
Fathia menceritakan, ketertarikannya mengikuti berbagai kompetisi akademik mulai tumbuh sejak ia duduk di kelas V semester II hingga kelas VI SD. Sejak saat itu, ia aktif mengikuti berbagai ajang dan berhasil meraih medali perunggu dalam kompetisi bahasa Inggris tingkat nasional yang babak finalnya digelar di Yogyakarta.
“Saya sudah mulai mengikuti olimpiade sejak SD. Saat itu, saya pernah meraih medali perunggu dalam kompetisi Bahasa Inggris tingkat nasional yang finalnya di Yogyakarta dan mendapatkan medali emas di tingkat provinsi,” ujar Fathia pada Kamis (24/09/26).
Kemampuan bahasa Inggris Fathia rupanya telah diasah sejak usia dini berkat kebiasaan yang dibangun sang ibunda di rumah. Kemampuan tersebut menjadi bekal berharga saat menghadapi soal-soal pilihan ganda, isian singkat, hingga esai. Tak hanya bahasa Inggris, Fathia kini mulai menekuni bidang Biologi dan Fisika sejak kelas VIII.
Untuk mempersiapkan diri menghadapi setiap kompetisi, Fathia membagi waktunya dengan belajar mandiri, mengikuti bimbingan belajar, serta les privat. Bagi Fathia, piala dan medali yang diraih merupakan batu pijakan untuk menggapai cita-citanya melanjutkan pendidikan ke SMAN 1 Depok melalui jalur prestasi.
“Menurut saya, prestasi bukan cuma soal piala atau medali, tapi juga langkah untuk mencapai cita-cita. Saya ingin masuk SMAN 1 Depok lewat jalur prestasi, meraih peringkat satu, dan terus berprestasi di olimpiade,” tuturnya.
Tak berhenti di tingkat sekolah menengah, Fathia juga telah merancang impian masa depannya untuk kuliah di luar negeri. Saat duduk di kelas XI SMA nanti, ia bertekad mengejar Beasiswa Indonesia Maju guna melanjutkan pendidikan S-1 di University of New South Wales (UNSW) Australia untuk meraih cita-citanya sebagai dokter anak atau terapis.
“Semoga saya bisa masuk SMAN 1 lewat jalur prestasi, terus meraih prestasi di olimpiade, dan mendapat Beasiswa Indonesia Maju. Saya ingin kuliah di luar negeri dan suatu hari bisa menjadi dokter anak atau terapis,” pungkas Fathia.
