Pastikan Warga Miliki Hunian Layak, Pemkot Depok dan BJB Bedah Rumah Bang Madong
Wali Kota Depok Supian Suri meninjau perbaikan rumah tidak layak huni milik Bang Madong di Pasir Gunung Selatan yang didukung dana CSR Bank BJB.
Foto: Dok. Bima Muhammad Iqbal/Diskominfo Depok
LensaDepok – Memastikan warga dapat tinggal di hunian yang sehat dan layak, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok bersama Bank BJB memberikan dukungan perbaikan rumah tidak layak huni milik Muhammad atau yang akrab disapa Bang Madong, warga Kelurahan Pasir Gunung Selatan (PGS), Kecamatan Cimanggis.
Wali Kota Depok, Supian Suri, meninjau langsung kondisi rumah Bang Madong pada Senin (14/09/26). Ia menegaskan bahwa pemerintah harus hadir secara nyata membantu warga yang menghadapi keterbatasan dalam memperbaiki kondisi huniannya.
Menurut Supian Suri, rumah yang sehat menjadi salah satu fondasi utama dalam mewujudkan masyarakat yang sehat. Oleh karena itu, ia meminta para camat dan lurah untuk terus aktif mengidentifikasi kondisi warga di wilayah masing-masing serta melaporkan rumah yang membutuhkan intervensi pemerintah.
“Saya selalu sampaikan kepada camat, para lurah, intinya bagaimana melayani warga. Salah satunya ikhtiar kita warga sehat, salah satu warga sehat ya rumahnya juga harus sehat,” ujar Supian pada Senin (14/09/26).
Dalam perbaikan ini, Pemkot Depok menggandeng Bank BJB melalui alokasi dana tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Bantuan akan diprioritaskan untuk menangani bagian-bagian rumah yang paling mendesak.
“Jadi saya, ini dengan dukungan Bank BJB, kita akan bantu fasilitasi rumah Bang Muhammad, panggilannya terkenal Pak Madong, ya di sini,” tuturnya.
Prioritas Perbaikan Fisik hingga Bantuan Sosial Keluarga
Secara teknis, perbaikan atap dan perkuatan dinding menjadi prioritas utama. Kondisi dinding yang membatasi rumah Bang Madong dengan tetangga sebelah juga akan ditangani, begitu pula dengan penataan fasilitas kamar mandi yang lebih layak. Besaran nominal bantuan sendiri akan ditentukan setelah penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) selesai dihitung.
“Paling utama ya atap lah kita yang akan prioritasin, ya. Atap, mungkin sama kamar mandi, ya,” jelas Supian.
Selain perbaikan struktur fisik bangunan, Supian Suri juga meminta agar area belakang rumah tidak seluruhnya ditutup tembok. Bagian tersebut rencananya akan ditata menjadi ruang terbuka hijau agar sirkulasi udara dan lingkungan rumah tetap segar. Ia juga mengingatkan keluarga untuk senantiasa menjaga kebersihan.
“Di samping itu saya minta nih ada putranya, Satria, nih biar juga bantu kebersihan rumahnya nih. Dirapikan biar cucunya tumbuh sehat semuanya,” ungkap Supian.
Tak hanya fokus pada kondisi bangunan, peninjauan ini juga menjadi momentum bagi Pemkot Depok untuk membantu kebutuhan sosial keluarga Bang Madong. Salah satunya memfasilitasi pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) bagi putranya, Satria, yang selama ini bekerja di bidang jasa kurir dan transportasi.
“Iya, ini putranya beliau, Satria, selama ini di jasa transportasi lah, Lalamove ya. Ternyata belum punya SIM. Nanti kita fasilitasi biar punya SIM dulu,” kata Supian.
Pemkot Depok juga akan membantu mengomunikasikan pengambilan ijazah Satria yang masih tertahan di sekolah. Supian berharap, setelah kendala administrasi ini selesai, Satria dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA melalui jalur Paket C.
“Terus nanti kalau ada kesempatan, harus kejar lanjutan sekolahnya, bisa juga kejar Paket C,” pungkas Supian.
