173 Rumah Warga Depok Berubah, Program ALADIN Berikan Harapan Baru
Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia melalui Program ALADIN telah merenovasi 173 rumah warga Depok. Hunian kini lebih layak, aman, dan nyaman bagi ratusan keluarga.
LensaDepok.com – Atap yang dulu bocor, dinding yang rapuh, hingga lantai yang rusak kini perlahan berubah menjadi hunian yang lebih layak. Melalui Program ALADIN (Atap, Lantai, dan Dinding), Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia menghadirkan harapan baru bagi ratusan keluarga di Kota Depok.
Selama kurang lebih satu tahun berjalan, sebanyak 173 rumah warga Depok telah direnovasi melalui program tersebut. Kota Depok sendiri mendapat alokasi perbaikan 500 rumah dari total 5.000 rumah yang menjadi target Program ALADIN di seluruh Indonesia.
Koordinator Program Bebenah Kampung Renovasi Rumah Merah Putih Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Wilayah Kota Depok, Rudi Suryana, mengatakan bahwa Program ALADIN mulai berjalan sejak Agustus 2025 dengan fokus memperbaiki bagian rumah yang mengalami kerusakan.
“Program ini bukan membangun rumah baru, tetapi merenovasi bagian rumah yang rusak, terutama atap yang banyak mengalami kebocoran. Bantuan diberikan maksimal Rp30 juta per rumah,” ujarnya usai kegiatan serah terima 23 unit rumah di Kantor Kelurahan Beji Timur, Kamis (30/7/2026).
Tepat Sasaran dan Berkelanjutan
Ia menjelaskan bahwa calon penerima bantuan berasal dari data Pemerintah Kota (Pemkot) Depok yang kemudian diverifikasi bersama relawan melalui survei sosial, pengecekan kondisi rumah, serta kemampuan ekonomi warga agar bantuan diberikan secara tepat sasaran.
“Harapannya warga Depok bisa memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Ketika rumah sudah aman dan tidak lagi mengalami kebocoran, warga bisa lebih tenang menjalani kehidupan serta meningkatkan perekonomiannya,” jelasnya.
Sementara itu, Lurah Beji Timur, Sobarudin, mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah, Yayasan Buddha Tzu Chi, dan berbagai pihak yang telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Di wilayahnya, sebanyak 23 rumah berhasil direnovasi yang tersebar di RW 01, RW 03, dan RW 06.
“Kami berterima kasih kepada pemerintah yang tidak hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), tetapi juga menggandeng stakeholder dari luar untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat. Harapannya, ke depan tidak ada lagi rumah warga yang tidak layak huni,” tuturnya.
Program ALADIN menjadi bukti kolaborasi berbagai pihak dalam menghadirkan hunian yang lebih aman dan nyaman. Bagi warga penerima manfaat, rumah yang telah diperbaiki bukan sekadar bangunan baru, tetapi juga menjadi awal tumbuhnya harapan untuk kehidupan yang lebih sehat dan sejahtera.
