Proyek Jalan Alternatif Sawangan Depok Dimulai, Target Rampung Desember 2026
Rekonstruksi Jalan Alternatif Sawangan (Jalan Pemuda–Jalan Enggram) Depok yang menelan anggaran Rp30 miliar resmi dimulai dengan empat fokus pekerjaan utama.
Foto: Dok. Diskominfo
LensaDepok.com – Peletakan batu pertama atau groundbreaking rekonstruksi Jalan Alternatif Sawangan (Jalan Pemuda–Jalan Enggram), Kecamatan Sawangan, telah resmi dilakukan pada Rabu (17/6/2026). Terdapat empat pekerjaan besar yang akan dikebut dalam proyek rekonstruksi ini.
Direktur PT Lagoa Nusantara, Wismarck Tiller, selaku pihak ketiga yang diamanatkan mengerjakan proyek infrastruktur besar ini mengatakan bahwa empat pekerjaan yang dimaksud antara lain meliputi pekerjaan jembatan, pembangunan penahan tanah (sheetpile), pekerjaan pelebaran jalan, dan pekerjaan trotoar.
“Pekerjaan pertama yaitu pembongkaran jembatan, berikut dengan pondasinya. Akan dimulai pada 29 Juni hingga 27 September dengan waktu pekerjaan 90 hari. Untuk tulangan beton sudah kami pesan dan saat ini sedang diproduksi di pabrik, selesai dalam waktu 30 hari,” ujarnya, Rabu (24/6/2026).
Untuk pekerjaan kedua, lanjutnya, pembangunan sheetpile akan dimulai pada 20 Juni hingga 4 Oktober dengan waktu pekerjaan selama 84 hari kerja. Kemudian dilanjutkan dengan pekerjaan ketiga, yaitu pelebaran jalan yang akan dimulai pada 29 Juni hingga 29 November dengan waktu pengerjaan selama 191 hari kerja.
“Pembangunan sheetpile mungkin kami kerjakan siang-malam karena ini pekerjaan utama yang menyangkut pelebaran jalan, termasuk saluran dan pedestrian. Yang pertama kita kerjakan adalah pengurukan, baru kita bisa mengerjakan pengerjaan sheetpile, karena alat berat bentangannya sekitar 8 meter,” terangnya.
Wismarck menuturkan, jika pekerjaan sheetpile tersebut sudah rampung, maka proyek akan dilanjutkan dengan pekerjaan keempat, yaitu pembangunan trotoar yang dimulai pada 6 Juli hingga 4 Desember dengan lama pekerjaan 197 hari kerja.
“Kami berharap di Desember nanti semua pekerjaan tersebut sudah selesai. Kami dari PT Lagoa Nusantara berkomitmen untuk melaksanakan pekerjaan ini dengan mengikuti peraturan serta spesifikasi yang tertuang di dalam kontrak. Kami juga meminta bantuan dari pihak terkait untuk ikut serta mendukung kegiatan pekerjaan ini, agar pekerjaan ini berlangsung dengan baik dan diselesaikan dengan tepat sesuai timeline yang sudah kami rencanakan,” ungkapnya.
Untuk diketahui, proyek rekonstruksi jalan di Kota Depok ini menelan anggaran sebesar Rp30 miliar dengan masa pengerjaan selama 180 hari, mulai dari 8 Juni hingga 6 Desember 2026. Adapun total panjang area pengerjaan mencapai 872 meter dengan pelebaran koridor jalan antara 9,5 hingga 11,5 meter.
