Chandra Rahmansyah: Masa Depan Siswa Ditentukan oleh Lingkungan Sekolah yang Bahagia

Wawalkot Depok, Chandra Rahmansyah, menitipkan masa depan siswa kepada jajaran pimpinan sekolah untuk menciptakan budaya sekolah yang aman, nyaman, dan inklusif.

bYn4g8CgeveVcqQcLQnMtuqPGWmLnSeuYWE5Pgdc

Foto: Dok. Diskominfo

LensaDepok.com – Wakil Wali Kota (Wawalkot) Depok, Chandra Rahmansyah, menitipkan masa depan para siswa kepada guru, kepala sekolah, dan seluruh tenaga pendidik agar terus membimbing serta membentuk karakter generasi muda melalui budaya sekolah yang positif.

Pesan tersebut disampaikan saat membuka Pelatihan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BASN) bagi kepala sekolah dan wakil kepala sekolah se-Kota Depok di Aula Serbaguna Lantai 10 Gedung Dibaleka II, Kamis (16/7/2026).

Chandra mengatakan bahwa pelatihan ini bukan sekadar kegiatan peningkatan kapasitas. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan ikhtiar bersama untuk membangun budaya sekolah yang aman, nyaman, inklusif, sehat, serta menjadi ruang tumbuh yang positif bagi seluruh peserta didik.

“Sekolah merupakan rumah kedua bagi anak-anak kita. Di sanalah mereka belajar, bertumbuh, membangun karakter, mengembangkan potensi, sekaligus membentuk nilai-nilai kehidupan,” ujarnya.

Peran Strategis Pimpinan Sekolah

Menurut Chandra, masa depan siswa tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga oleh lingkungan sekolah yang mampu memberikan rasa aman, nyaman, dan bahagia. Karena itu, guru dan tenaga pendidik memiliki peran vital dalam mengembangkan potensi peserta didik.

Ia menegaskan bahwa menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari kekerasan, perundungan, diskriminasi, maupun intoleransi merupakan tanggung jawab bersama.

“Peran kepala sekolah dan wakil kepala sekolah menjadi sangat strategis sebagai pemimpin perubahan. Kepemimpinan yang humanis, adaptif, dan berpihak kepada kepentingan terbaik bagi anak akan melahirkan budaya sekolah yang sehat serta mampu menciptakan iklim belajar yang berkualitas,” terangnya.

Chandra mengajak seluruh kepala sekolah dan wakil kepala sekolah untuk terus menjadi teladan dalam membangun budaya positif, serta mendorong terjalinnya komunikasi yang terbuka antara guru, peserta didik, orang tua, dan masyarakat.

Ia berharap seluruh satuan pendidikan di Kota Depok mampu menghadirkan sekolah yang ramah anak dan menghargai keberagaman.

“Mari jadikan sekolah bukan hanya tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga tempat tumbuhnya karakter, kepemimpinan, empati, integritas, dan semangat gotong royong bagi generasi penerus bangsa,” tandasnya.