Kejar Target Nasional, Pemkot Depok Keluarkan Surat Edaran Pelaksanaan Imunisasi Anak
Pemkot Depok resmi mengeluarkan Surat Edaran (SE) Pelaksanaan Imunisasi guna mengejar target nasional dan melindungi anak-anak dari Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I).
Foto: Dok. Bima/Diskominfo Depok/ Ilustrasi
LensaDepok.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 400.7.7.2/407/Dinkes/2026 tentang Pelaksanaan Imunisasi di Kota Depok.
SE yang dikeluarkan pada 17 Juni 2026 tersebut dirilis guna menindaklanjuti Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2025–2029.
Dalam regulasi tersebut, pemerintah telah menetapkan target nasional untuk pelaksanaan imunisasi. Adapun di antaranya meliputi cakupan imunisasi bayi lengkap sebesar 99 persen, imunisasi campak pada bayi 99 persen, imunisasi antigen baru pada bayi 98 persen, imunisasi baduta lengkap 95 persen, imunisasi anak usia sekolah dasar 99 persen, imunisasi lengkap 14 antigen 100 persen, imunisasi HPV anak sekolah 98 persen, serta imunisasi Tetanus Toksoid (TT2+) bagi wanita usia subur dan ibu hamil sebesar 97 persen.
Berdasarkan data Aplikasi Sehat Indonesiaku (ASIK), capaian imunisasi di Kota Depok saat ini masih belum memenuhi target nasional tersebut. Oleh karena itu, dibutuhkan sinergi lintas sektor serta dukungan seluruh elemen masyarakat agar Depok tidak menjadi kantong penyebaran Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I).
Melalui SE tersebut, Pemkot Depok mengingatkan pentingnya pemenuhan imunisasi yang disesuaikan dengan kelompok usia:
- Bayi Usia 0–11 Bulan: Imunisasi meliputi HB0, BCG, Polio tetes, Difteri, Pertusis, Tetanus, Hepatitis B, Haemophilus influenzae tipe B (DPT-HB-Hib), Vaksin Polio Inaktif (IPV), Campak Rubella (MR), Rotavirus, dan Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV).
- Anak Usia 12–24 Bulan (Baduta): Diharapkan melengkapi imunisasi berupa booster DPT-HB-Hib, booster MR, serta PCV lanjutan.
- Anak Usia Sekolah Dasar: Memperoleh imunisasi sesuai jenjang pendidikan, meliputi MR, DT, Td, dan HPV (khusus anak perempuan).
- Wanita Usia Subur dan Ibu Hamil: Diimbau melengkapi imunisasi TT2+ sesuai status imunisasi masing-masing.
Secara umum, seluruh anak didorong untuk memperoleh imunisasi lengkap 14 antigen berupa HB0, BCG, DPT-HB-Hib, Polio tetes, IPV, MR, Rotavirus, PCV, dan HPV sebagai bentuk perlindungan menyeluruh terhadap berbagai penyakit menular.
Intervensi Kesehatan Paling Efektif
Dalam SE tersebut juga ditegaskan bahwa imunisasi merupakan salah satu intervensi kesehatan yang terbukti paling efektif dan efisien dari sisi biaya (cost-effective) untuk mencegah penularan penyakit.
Oleh sebab itu, diperlukan penguatan sumber daya, baik dari segi tenaga kesehatan maupun ketersediaan logistik, termasuk peningkatan edukasi kepada masyarakat guna mengantisipasi maraknya penolakan terhadap imunisasi.
Melalui edaran ini, Pemkot Depok mengajak seluruh perangkat daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, satuan pendidikan, organisasi masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga seluruh warga untuk bersama-sama mendukung pelaksanaan imunisasi. Dengan sinergi tersebut, target nasional dapat tercapai dan masyarakat Kota Depok semakin terlindungi dari ancaman penyakit menular.
