Telan Anggaran Rp1,7 Miliar, DPUPR Depok Genjot Perbaikan Jalan Cipayung-Pitara
Dinas PUPR Kota Depok melanjutkan rekonstruksi Jalan Cipayung-Pitara dengan memasang sheet pile dan betonisasi. Proyek senilai Rp1,7 miliar ini ditargetkan rampung Oktober 2026.
Foto: Dok. DPUPR
LensaDepok.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok kembali melanjutkan proyek rekonstruksi Jalan Raya Cipayung-Pitara. Pekerjaan ini dilakukan untuk memperkuat struktur penahan tanah sekaligus memperlebar badan jalan guna meningkatkan aspek keamanan dan kenyamanan para pengguna jalan.
Kepala DPUPR Kota Depok, Yodi Joko Bintoro, mengatakan bahwa pekerjaan tersebut merupakan tahap lanjutan dari penataan Jalan Cipayung-Pitara yang sebelumnya telah dikerjakan pada tahun 2025. Fokus pekerjaan saat ini meliputi pemancangan sheet pile serta pelebaran badan jalan.
“Untuk pelebaran jalan, kami menggunakan metode betonisasi, sedangkan penguatan dinding kali menggunakan sheet pile atau dinding penahan tiang pancang serta turap,” ujarnya pada Senin (31/08/26).
Detail Teknis dan Target Pengerjaan
Yodi menyebutkan bahwa pekerjaan tahap lanjutan ini telah dimulai sejak 9 Juli 2026 dan ditargetkan rampung pada 6 Oktober 2026. Durasi pengerjaan berlangsung kurang lebih selama tiga bulan dengan nilai kontrak mencapai Rp1,7 miliar.
“Untuk teknis pekerjaan, dilakukan dengan memasang 76 batang sheet pile setinggi 15 meter pada dinding kali. Setelah struktur penahan tanah terpasang, badan jalan akan diperlebar seluas 2 meter,” jelasnya.
Saat ini, petugas di lapangan tengah fokus melakukan persiapan lahan sebelum proses pemancangan sheet pile dimulai. Tahapan tersebut wajib dilakukan secara cermat untuk memastikan seluruh rangkaian pekerjaan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Yodi berharap seluruh proses konstruksi dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya pengendara yang melintas di Jalan Cipayung-Pitara, untuk senantiasa berhati-hati selama masa pengerjaan berlangsung.
“Kami imbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati dan mematuhi petunjuk lalu lintas di sekitar lokasi pengerjaan. Kami juga memohon maaf atas ketidaknyamanan ini, pekerjaan dilakukan untuk kepentingan dan keselamatan seluruh pihak,” tandasnya.
