Apresiasi Pejuang Lingkungan, DLHK Depok Beri Uang Pembinaan untuk Tiga RW Peraih Proklim Utama

DLHK Kota Depok menyerahkan uang pembinaan kepada tiga RW peraih penghargaan Kampung Iklim (Proklim) kategori utama 2025 untuk memperkuat aksi lingkungan.

ODysO3HtZZnk6pOvjjHanSf8SUic8bN80vcVzEm8

Foto: Dok. Bima/Diskominfo Depok

LensaDepok.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) menyerahkan uang pembinaan kepada tiga RW yang berhasil meraih penghargaan Kampung Iklim (Proklim) kategori utama tahun 2025.

Penghargaan dan apresiasi tersebut diberikan secara khusus kepada RW 02 Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji; RW 09 Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung; serta RW 09 Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos.

Kepala DLHK Kota Depok, Reni Siti Nuraeni, mengungkapkan bahwa penghargaan Proklim ini bukan sekadar piala atau piagam seremonial semata, melainkan bukti nyata dari komitmen, kerja keras, serta kepedulian masyarakat Kota Depok dalam menjaga bumi dan mengantisipasi dampak perubahan iklim secara lokal.

“Capaian ini melanjutkan rekam jejak konsisten Kota Depok dalam membina ratusan RW berbasis lingkungan menuju jenjang tertinggi, yakni proklim kategori lestari,” ujarnya pada Selasa (01/09/26).

Kriteria Penilaian dan Pengelolaan Lingkungan

Reni menjelaskan, sebuah wilayah dikategorikan sebagai Kampung Proklim apabila telah menerapkan prinsip pro-iklim secara aktif. Tentunya, wilayah tersebut harus mulai mengolah sampah dengan baik, melakukan penghijauan secara masif, serta mampu memanfaatkan seluruh potensi yang ada di lingkungannya.

Lebih lanjut, Reni mencontohkan ragam pemanfaatan potensi wilayah Kampung Proklim, mulai dari budi daya maggot, pengelolaan lahan kosong, hingga pembuatan fasilitas penampungan curah air hujan yang tinggi.

Ia berharap dana atau apresiasi yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang berbagai program dan kegiatan kelanjutan Proklim di tingkat basis.

“Harapannya ketiga RW ini dapat terus optimal dalam menjalankan program dan tentunya dapat terus memanfaatkan potensi wilayahnya,” tutup Reni.