Depok Ruang Kreasi 2026: Disdagin dan Dekranasda Perkuat Daya Saing IKM ke Pasar Global
Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) bersama Dekranasda Kota Depok menggelar seminar dan workshop Depok Ruang Kreasi guna meningkatkan daya saing produk IKM lokal hingga ke pasar global.
Foto: Dok. Nur Aprida Sani/ Diskominfo Depok
LensaDepok.com – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) terus melakukan berbagai terobosan strategis untuk mendorong produk Industri Kecil dan Menengah (IKM) agar mampu bersaing hingga ke pasar global.
Salah satu upaya konkret tersebut adalah melakukan peningkatan kapasitas bagi para pelaku IKM melalui seminar dan workshop bertajuk “Depok Ruang Kreasi”. Acara ini telah sukses terselenggara pada Sabtu dan Minggu (21-22/6/2026) di Alun-Alun Timur Kota Depok.
Kepala Disdagin Kota Depok, Widyati Riyandani, mengatakan bahwa kegiatan edukatif tersebut merupakan tindak lanjut nyata dari program kurasi terhadap ratusan produk IKM sektor fesyen dan kriya (craft) yang telah dilakukan pada tahun lalu.
Melalui pembinaan yang intensif ini, para pelaku usaha dibekali dengan berbagai materi penting, mulai dari penguatan mental wirausaha, manajemen usaha, hingga taktik dan strategi pemasaran modern.
“Kami berharap para pelaku usaha terus naik kelas, yang saat ini berada di kategori pemula bisa menjadi madya, kemudian menjadi utama melalui proses pembinaan dan evaluasi yang berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menambahkan, Disdagin bersama Dekranasda akan terus berkomitmen melakukan pendampingan dan kurasi secara berkala. Tujuannya agar semakin banyak produk IKM unggulan dari Kota Depok yang mampu menembus pasar regional, nasional, hingga kancah global.
Pada seminar inspiratif dan workshop teknis ini, Disdagin secara khusus menghadirkan sejumlah narasumber ahli di bidangnya, sehingga hasil produk lokal Depok diharapkan menjadi lebih berkualitas dan memenuhi standar ekspor.
“Kami ingin produk IKM Kota Depok semakin berkembang dan memiliki daya saing sehingga mampu membuka peluang pasar yang lebih luas,” tandas Widyati.
