Cetak Agen Perubahan, DP3AP2KB Depok Latih Konselor Sebaya Tangani Masalah Remaja

0

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Depok melatih puluhan pendidik dan konselor sebaya PIK-R guna mencetak agen perubahan bagi remaja.

kiSDP32P5jJfM4VDhluYXpS4F5wDyKuajq6U3AhK

Foto: Dok. DP3AP2KB

LensaDepok.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Depok menggelar kegiatan pelatihan bagi puluhan pendidik dan konselor sebaya di Aula Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Kota Depok, Selasa (23/6/2026).

Kepala DP3AP2KB Kota Depok, Citra Indah Yulianty, mengatakan bahwa kegiatan ini terselenggara sebagai wujud komitmen bersama untuk terus berupaya meningkatkan kualitas generasi muda Kota Depok agar menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

“Pusat Informasi dan Konseling Remaja atau PIK-R hadir sebagai salah satu wadah strategis untuk menjawab tantangan tersebut. PIK-R tidak hanya menjadi tempat berbagi informasi, tetapi juga menjadi ruang bagi remaja untuk tumbuh, belajar, dan mengembangkan keterampilan hidup,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Citra menyebutkan bahwa keberhasilan PIK-R tentu sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusianya, khususnya para pendidik sebaya dan konselor sebaya yang menjadi ujung tombak dalam memberikan edukasi serta pendampingan kepada teman-temannya.

“Saat ini, remaja juga dihadapkan pada berbagai tantangan yang tidak ringan. Berbagai persoalan seperti perundungan, tekanan akademik, kesehatan mental, pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, hingga penyebaran informasi yang tidak tepat, menjadi tantangan yang harus kita hadapi bersama,” ungkapnya.

“Oleh karena itu, diperlukan wadah yang mampu memberikan informasi yang benar, edukasi yang tepat, serta pendampingan yang efektif bagi remaja. Kami hadir untuk memberikan pelatihan itu,” katanya.

Ia menaruh harapan besar agar kegiatan ini dapat menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas dan kompetensi para peserta. Seorang pendidik sebaya tidak hanya dituntut untuk mampu menyampaikan informasi dengan baik, tetapi juga harus mampu menjadi teladan yang menginspirasi lingkungannya.

“Begitu pula seorang konselor sebaya, harus memiliki kemampuan mendengarkan dengan empati, memahami permasalahan teman sebayanya tanpa menghakimi, serta mampu memberikan pendampingan yang tepat dan bertanggung jawab,” terangnya.

“Kami meyakini, peserta pelatihan ini akan mampu menjadi agen perubahan yang membawa pengaruh positif di sekolah, kampus, maupun lingkungan masyarakat. Pemerintah Kota Depok melalui DP3AP2KB akan terus mendukung berbagai program pengembangan generasi muda, termasuk penguatan PIK-R di jalur pendidikan maupun masyarakat,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *