Pendaftaran PAUD Gratis di Depok Membeludak, Disdik Pastikan Proses Berjalan Lancar

0

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok memantau langsung pendaftaran murid baru program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) jenjang PAUD guna memastikan kelancaran layanan.

YqhBzteVpDJhQFxRCGNzoQqihWd8pTDPsAH2bAI6

Foto: Dok. Diskominfo Depok

LensaDepok.com – Antusiasme masyarakat dalam mengikuti program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Depok terus menunjukkan tren positif.

Untuk memastikan proses penerimaan murid baru berjalan lancar, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok turun langsung melakukan monitoring (pemantauan) sekaligus pendampingan di sekolah-sekolah peserta program.

Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan PAUD dan Pendidikan Masyarakat Disdik Kota Depok, Destiana Rachmawati, mengatakan bahwa pendampingan dilakukan di 22 PAUD yang tergabung dalam program RSSG selama masa pendaftaran yang berlangsung pada 2–4 Juli 2026.

“Kami melakukan pendampingan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) program RSSG jenjang PAUD. Pendampingan dilakukan di 22 PAUD yang menjadi sasaran program RSSG,” ujarnya saat melakukan monitoring di Raudhatul Athfal (RA) Daarul Fikri, Kecamatan Beji, Jumat (3/7/2026).

Tia, sapaan akrabnya, mengatakan bahwa berdasarkan hasil pemantauan sementara, seluruh sekolah peserta program telah memperoleh siswa. Bahkan, beberapa sekolah mencatat jumlah pendaftar yang melampaui target yang ditetapkan.

“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat luar biasa untuk menyekolahkan anak-anaknya pada program RSSG di Kota Depok,” katanya.

Pendampingan Sistem Daring

Ia menjelaskan bahwa pendampingan dilakukan secara intensif karena program RSSG pada jenjang PAUD ini baru pertama kali diterapkan. Oleh sebab itu, pihak Disdik hadir langsung di setiap sekolah peserta untuk membantu pelaksanaan pendaftaran sekaligus memberikan informasi kepada masyarakat mengenai mekanisme program.

“Pada jenjang SD dan SMP, masyarakat dapat melakukan pendaftaran secara penuh melalui sistem daring. Jika mengalami kendala, mereka dapat datang ke layanan Disdik. Sementara untuk jenjang PAUD, karena baru pertama kali dilaksanakan, petugas Disdik mendampingi langsung di masing-masing sekolah,” jelasnya.

Meski orang tua tetap datang ke sekolah, lanjut Tia, seluruh proses pencatatan data dilakukan secara daring (dalam jaringan) sehingga pelaksanaan pendaftaran tetap berjalan tertib dan terdokumentasi dengan baik.

Menurutnya, program RSSG jenjang PAUD merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Depok dalam memperluas akses pendidikan sekaligus mendukung program wajib belajar 13 tahun, termasuk satu tahun pendidikan prasekolah.

“Mudah-mudahan program ini dapat memperluas akses pendidikan sesuai dengan program Wali Kota Depok, yaitu memberikan kesempatan pendidikan seluas-luasnya kepada masyarakat serta mendukung program wajib belajar 13 tahun, termasuk satu tahun pendidikan prasekolah,” tuturnya.

Ia berharap, melalui program tersebut semakin banyak anak usia dini yang memperoleh layanan pendidikan berkualitas sehingga mutu pendidikan di Kota Depok terus meningkat.

“Dengan demikian, masyarakat dapat menikmati akses pendidikan yang lebih baik, mutu pendidikan di Kota Depok meningkat, dan angka partisipasi PAUD juga semakin tinggi,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *