Tingkatkan Kesiapsiagaan, Kwarcab Pramuka Depok Kirim Utusan ke Pelatihan SAR BASARNAS
Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Depok mengirim 8 Pramuka Penegak ke Perkemahan Bakti SAKA SAR BASARNAS untuk melatih kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat.
Foto: Dok. Kwarcab Depok
LensaDepok.com – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Depok mengirimkan delapan Pramuka Penegak dari SMKN 2 Depok untuk mengikuti Perkemahan Bakti SAKA SAR 2026 di Area Kantor Wali Kota Bekasi, Sabtu dan Minggu, 8–9 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk membekali para peserta dengan pengetahuan dan praktik pencarian serta pertolongan atau Search and Rescue (SAR). Mereka didampingi oleh Kak Muhammad Tobi’i sebagai pembina dan pendamping (bindamping) Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Depok.
Delapan peserta tersebut terdiri atas Made Arda C.D.Y, Nurul Hafidz, M. Dwiki Wijaya, Moh. Sahab Ababil, Wahyu Firmansyah, Rafka Ramadhan, Rizki Fathurahman, dan Deandrafa Arshavin.
Waka Kwarcab Bidang Informasi, Komunikasi, dan Protokol (IKP), Kak Ade Hukmawan atau yang akrab disapa Ahuk, mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari pembinaan anggota Pramuka untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi kebencanaan.
“Perkemahan Bakti SAKA SAR menjadi salah satu wadah pembinaan anggota Pramuka untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan di bidang pencarian dan pertolongan. Peserta juga mendapatkan pengalaman dalam memahami peran potensi SAR dalam menghadapi kondisi kebencanaan dan kedaruratan,” tuturnya, Sabtu (8/8/2026).
Praktik Penyelamatan dan Harapan Kemanusiaan
Selama perkemahan berlangsung, peserta langsung mempraktikkan pembuatan tandu improvisasi, penilaian dan pemindahan korban, penanganan syok dan cedera, prusiking, hingga teknik mendayung. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Direktur Potensi SAR BASARNAS, Kak Agus Haryono, serta Kak Yana dari Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat.
Kak Ahuk berharap bahwa pengalaman tersebut dapat menjadi bekal berharga bagi para peserta untuk terlibat dalam kegiatan kemanusiaan dan membantu masyarakat luas saat terjadi bencana.
“Keikutsertaan ini diharapkan dapat memperkuat keterampilan, ketangguhan, dan kesiapsiagaan peserta dalam menghadapi situasi darurat, sekaligus mendorong peran aktif Pramuka dalam kegiatan kemanusiaan,” tutup Kak Ahuk.
