Dorong Fasilitas Ramah Anak, RSUD ASA Depok Ingatkan Pentingnya Dukungan Ibu Menyusui
Memperingati Pekan ASI Sedunia, RSUD ASA Kota Depok menggandeng AIMI menggelar edukasi, talkshow, dan prenatal yoga untuk memperkuat dukungan bagi ibu menyusui.
Foto: Dok. Zaid A/Diskominfo Depok
LensaDepok.com – Dukungan bagi ibu menyusui tidak cukup hanya datang dari keluarga. Lingkungan kerja, fasilitas pelayanan publik, hingga masyarakat luas juga memiliki peran yang sangat penting agar ibu dapat memberikan ASI secara optimal.
Pesan tersebut disampaikan oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anugerah Sehat Afiat (ASA) Kota Depok bersama Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Cabang Depok dalam kegiatan Pekan ASI bertema “Dukungan Menguatkan, Menyusui Berkelanjutan” di Aula Serba Guna Lantai 6 RSUD ASA, Jumat (7/8/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Pekan ASI Sedunia yang berlangsung pada 1–7 Agustus 2026. Selain edukasi, acara diisi dengan prenatal yoga dan talkshow yang membahas pentingnya dukungan bagi ibu menyusui.
Kepala Bidang Keperawatan RSUD ASA Kota Depok, Dyah Fitri W, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya ASI, sekaligus memperkuat kolaborasi RSUD ASA dengan fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), khususnya puskesmas dan kelurahan.
“Karena kebetulan tanggal 1 sampai 7 Agustus ini adalah Pekan ASI Sedunia, kami dari RSUD ASA bekerja sama dengan AIMI Cabang Depok mengadakan kegiatan. Puncaknya hari ini ada prenatal yoga dan talkshow tentang dukungan untuk menguatkan dan menyusui yang berkelanjutan,” ujarnya.
Menurut Fitri, keberhasilan pemberian ASI membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Ibu menyusui perlu mendapatkan lingkungan yang nyaman dan mendukung, baik di rumah maupun saat beraktivitas di luar.
“Jadi dukungan terhadap ibu menyusui itu harus dibangun bersama. Bukan hanya keluarga, tetapi juga lingkungan sekitar,” jelasnya.
Ia menilai bahwa penyediaan fasilitas ramah ibu menyusui di berbagai tempat menjadi salah satu bentuk dukungan yang krusial, seperti di kantor, pusat perbelanjaan, maupun fasilitas pelayanan publik.
“Misalnya di kantor-kantor pemerintahan, mal, dan tempat pelayanan lainnya harus memberikan lingkungan yang bisa mendukung ibu untuk tetap menyusui anaknya. Tempat untuk menyusui atau pojok ASI harus tersedia di mana-mana,” katanya.
Fitri berharap bahwa semakin luasnya dukungan bagi ibu menyusui dapat membantu pemberian ASI secara optimal, sehingga turut mendukung tumbuh kembang dan kesehatan anak sejak awal kehidupan.
“Sehingga anak mendapatkan ASI secara optimal dan itu bisa mewujudkan generasi Indonesia yang sehat dan unggul,” tuturnya.
Kolaborasi Promosikan Layanan Kesehatan
Lebih lanjut, talkshow tersebut ditargetkan untuk diikuti oleh sekitar 60 peserta, sedangkan sesi prenatal yoga diikuti sekitar 15 hingga 20 peserta sesuai dengan kapasitas tempat.
Peserta berasal dari berbagai unsur masyarakat yang dijaring melalui puskesmas, kelurahan, Posyandu, media sosial RSUD ASA, serta kanal informasi AIMI Cabang Depok. Seluruh narasumber dan pengisi sesi prenatal yoga berasal dari AIMI Cabang Depok sebagai mitra kolaborasi dalam kegiatan tersebut.
Selain edukasi mengenai ASI, Dyah mengatakan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya RSUD ASA memperkenalkan keberadaan dan layanan rumah sakit kepada masyarakat luas. Terlebih, rumah sakit milik Pemerintah Kota Depok tersebut kini telah memasuki tahun keempat dalam memberikan pelayanan kesehatan.
“Kami berusaha mempromosikan keberadaan RSUD ASA sebagai bagian dari Pemerintah Kota Depok dengan memberikan edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Kami juga berkolaborasi dengan fasilitas kesehatan tingkat pertama,” tandasnya.
