Nasihat Pejuang Kemerdekaan untuk Generasi Muda Depok: Hargai Jasa Pahlawan, Bangun Bangsa

Pada momentum HUT ke-81 RI, para veteran di Kota Depok menyampaikan pesan kepada generasi muda untuk tidak melupakan sejarah dan peduli terhadap korban bencana NTT.

zg9oo5NkFx366XHuAk5iroMZBjd30rOEmciQPMmy

Foto: Dok. Diskominfo Depok

LensaDepok.com – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI) menjadi kesempatan berharga bagi para veteran di Kota Depok untuk menyampaikan pesan-pesan bermakna kepada generasi muda. Mereka mengingatkan pentingnya menghargai sejarah perjuangan bangsa, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, termasuk bagi saudara-saudara yang kini terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Veteran Pembela Timor-Timur, Muhtari Riana (71), berharap bahwa gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang NTT dapat menjadi pengingat bagi masyarakat untuk saling membantu dan memberikan dukungan penuh kepada mereka yang sedang menghadapi masa sulit.

“Generasi muda Kota Depok agar tidak melupakan sejarah dan membangun bangsa lebih baik dari yang terdahulu. Kita harus bahu-membahu menolong saudara kita yang sedang ditimpa bencana,” ujarnya di sela-sela Upacara HUT ke-81 RI Tingkat Kota Depok di Depok Open Space (DOS), Senin (17/8/2026).

Menurut Muhtari, semangat perjuangan di era modern ini tidak hanya diwujudkan dengan mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur, tetapi juga harus diimplementasikan melalui kepedulian dan gotong royong ketika sesama anak bangsa membutuhkan bantuan.

Harapan untuk NTT dan Generasi Muda

Sementara itu, Veteran Angkatan Laut, Salma Salih (76), berharap bahwa rentetan bencana di NTT dapat segera berlalu dan tidak meluas ke daerah lain. Ia juga menitipkan harapan besar agar Indonesia senantiasa dalam keadaan aman dan masyarakatnya tetap solid menjaga kemerdekaan yang telah susah payah diperjuangkan para pendahulu.

“Berjuang, maju terus, pantang mundur,” ucapnya singkat dengan penuh semangat.

Pesan serupa juga disampaikan oleh veteran yang pernah terlibat langsung dalam perjuangan Gerakan Tiga Puluh September, Dwikora, dan Timor-Timur, Samidi. Ia berharap bahwa masyarakat NTT senantiasa diberikan kesabaran dan kekuatan dalam menghadapi dampak bencana, serta pemerintah pusat dan daerah dapat memberikan perhatian ekstra kepada warga yang terdampak.

Samidi juga tak lupa mengingatkan generasi muda untuk menjadikan momentum kemerdekaan sebagai kesempatan emas dalam menghargai jasa para pejuang dan melanjutkan tongkat estafet semangat perjuangan dalam membangun bangsa.

“Mudah-mudahan momentum ini dapat menjadi pengingat bagi generasi muda untuk menghargai jasa para pejuang dan melanjutkan semangat perjuangan dalam membangun bangsa,” tandasnya.