Penumpang Tembus 203 Ribu, Biskita Trans Depok Makin Diminati Warga

Jumlah penumpang Biskita Trans Depok terus meningkat hingga mencapai 203.426 orang, membuktikan transportasi publik makin menjadi pilihan utama warga Depok.

MOnSP1cL43W3EKZXr1fW2VQiq6vhXxkoEBxCCpka

Foto: Dok. Diskominfo Depok

LensaDepok – Kehadiran Biskita Trans Depok tidak hanya menambah pilihan moda transportasi bagi masyarakat, tetapi juga telah menjadi bagian dari aktivitas harian warga. Layanan angkutan umum ini dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, mulai dari bekerja, kuliah, hingga menjalankan aktivitas sehari-hari.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Aan Syurahman, mengatakan bahwa meningkatnya jumlah penumpang menjadi gambaran nyata bahwa transportasi publik mulai menjadi bagian penting dari mobilitas masyarakat.

“Transportasi publik bukan hanya soal busnya, tetapi bagaimana layanan tersebut bisa membantu masyarakat menjalankan aktivitas sehari-hari,” kata Aan pada Selasa (08/09/26).

Jumlah Penumpang Terus Meningkat

Berdasarkan data Dishub Kota Depok, jumlah penumpang Biskita Trans Depok tercatat mencapai 190.365 orang pada Januari 2026. Angka tersebut terus meningkat hingga menyentuh 203.426 penumpang pada Juli 2026.

Menurut Aan, tingginya pemanfaatan Biskita untuk berbagai kebutuhan menunjukkan besarnya permintaan masyarakat terhadap layanan angkutan umum yang praktis, aman, dan terjangkau.

“Warga menggunakan transportasi publik untuk bekerja, kuliah, maupun aktivitas lainnya. Karena itu, yang penting adalah bagaimana layanan ini bisa memberikan rasa aman, nyaman dan membantu kebutuhan perjalanan masyarakat,” ujarnya.

Peningkatan jumlah pengguna ini juga menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah untuk terus menjaga serta meningkatkan kualitas pelayanan. Dishub Kota Depok memastikan akan terus melakukan evaluasi berkala agar keberadaan Biskita Trans Depok memberikan manfaat yang semakin optimal.

“Kami tentu berharap semakin banyak masyarakat yang bisa memanfaatkan transportasi publik. Ini juga menjadi bagian dari upaya membangun sistem transportasi yang lebih baik di Kota Depok,” tuturnya.

Aan menambahkan, pertumbuhan jumlah penumpang tidak hanya diukur dari sisi angka semata, melainkan dari pergeseran budaya dan kebiasaan masyarakat dalam memilih moda transportasi harian.

“Ketika masyarakat mulai menjadikan angkutan umum sebagai pilihan untuk aktivitas rutin, tentu ini menjadi hal yang positif bagi pengembangan transportasi publik,” tandasnya.