Bikin Margonda hingga GDC Makin Estetik, Penanaman Pohon Tabebuya Bakal Ditambah

Keberhasilan penanaman pohon Tabebuya yang mempercantik sejumlah ruas jalan mendorong DLHK Kota Depok untuk memperluas program penghijauan tersebut ke berbagai lokasi padat aktivitas.

HEswYniRHdjCRcrH8MYlUihLOLtrc2tho5vGaMWm

Foto: Dok. Indri/Diskominfo Depok

LensaDepok.com – Keberhasilan penanaman pohon Tabebuya di sejumlah ruas jalan Kota Depok mendorong Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) untuk memperluas program penghijauan tersebut ke lebih banyak lokasi.

Melalui Bidang Tata Lingkungan dan Konservasi (TLK), DLHK berencana menambah penanaman Tabebuya tidak hanya di 12 jalan utama, tetapi juga di kawasan bekas penertiban, ruang terbuka hijau, hingga lokasi lain yang memiliki tingkat kepadatan aktivitas perkotaan tinggi.

Kepala Bidang TLK DLHK Kota Depok, Tri Sakti Anggoro, mengatakan bahwa perluasan penanaman dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan koridor hijau yang semakin luas sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.

“Ke depan, kami akan memperluas penanamannya ke lokasi bekas penertiban maupun kawasan lain yang memiliki tingkat urban stress tinggi,” ujarnya, Jumat (10/7/2026).

Sakti menjelaskan bahwa selama ini program penghijauan melalui penanaman Tabebuya telah dilaksanakan di sejumlah ruas jalan utama, seperti Jalan Juanda, Margonda, Kartini, dan kawasan Grand Depok City (GDC). Penanaman tersebut telah dilakukan sejak dua hingga tiga tahun terakhir.

Bagian dari Program Berkelanjutan

Lebih lanjut, Sakti menekankan bahwa perluasan penanaman Tabebuya merupakan bagian dari program Satu Minggu Satu Pohon dan Ekosharing yang terus dijalankan DLHK untuk meningkatkan penghijauan di Kota Depok.

Adapun untuk pemeliharaan pohon Tabebuya juga dinilai relatif mudah karena ketahanannya terhadap polusi dan cuaca panas.

“Perawatannya tidak membutuhkan penyiraman yang terlalu sering, cukup dilakukan pemupukan secara berkala,” jelasnya.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat pohon-pohon ini agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” tutup Sakti.