Parade Heritage Rajut Harmoni Kota Depok, Wawalkot Chandra Puji Antusiasme Warga

0

Parade budaya di Festival Heritage Depok Lama 2026 yang menampilkan 12 marga asli sukses merajut harmoni dan mempertegas identitas Kota Depok sebagai wilayah yang inklusif.

9jxtKCdmWCE3jmyptnjU7OpYFJGIwRFo2OgvECNN

Foto: Dok. Humas Depok

LensaDepok.com – Kemeriahan Festival Heritage Depok Lama 2026 semakin terasa dengan digelarnya parade budaya yang disaksikan langsung oleh Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, bersama sang istri, Lina Novita, pada Sabtu (27/6/2026) sore.

Kehadiran keduanya di tengah masyarakat menjadi bentuk nyata dukungan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terhadap upaya pelestarian sejarah dan budaya lokal.

Sepanjang jalur parade, berbagai elemen masyarakat tampil penuh semangat, mulai dari perwakilan 12 marga asli Kota Depok—yaitu Bacas, Isakh, Jacob, Jonatans, Joseph, Laurens, Leander, Leon, Samuel, Soedira, Tholense, dan Zadokh—hingga kalangan pelajar serta komunitas warga Pancoran Mas.

Chandra Rahmansyah tampak antusias menyaksikan setiap penampilan. Ia beberapa kali menyapa para peserta dan warga yang memadati lokasi, serta merasakan langsung suasana hangat yang tercipta di sana.

“Saya melihat sendiri bagaimana suasana di sini sangat meriah, tetapi yang paling terasa adalah kekeluargaannya. Ini bukan sekadar parade, tapi gambaran nyata Kota Depok yang kita banggakan,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan 12 marga dalam parade tersebut bukan hanya sekadar simbol sejarah, melainkan sebuah penegasan identitas Depok sebagai kota yang lahir dari keberagaman. Dalam perjalanannya, Depok mampu tumbuh menjadi kota modern tanpa harus meninggalkan akar budayanya.

“Depok itu heterogen. Namun, dari perbedaan itu, kita justru membangun kekuatan. Kita ingin menunjukkan bahwa Depok adalah kota inklusif, di mana semua masyarakat bisa hidup berdampingan dengan nyaman, aman, dan damai,” tambahnya.

Ia menilai bahwa nilai-nilai kebersamaan yang tercermin dalam parade ini merupakan modal sosial yang sangat penting, tidak hanya untuk menjaga harmoni, tetapi juga untuk mendorong kemajuan kota secara berkelanjutan.

Chandra pun berharap, semangat kekeluargaan yang tampak kental dalam festival ini tidak berhenti hanya sebagai seremoni tahunan, tetapi terus hidup dan melekat dalam keseharian masyarakat.

“Kalau suasana seperti ini bisa terus kita pelihara, ini akan menjadi kekuatan besar untuk membawa Depok menjadi kota yang maju,” tegasnya.

Dirinya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk Disporyata, TPID, serta dinas terkait lainnya yang telah bekerja sama menyukseskan kegiatan kebudayaan tersebut. Tak lupa, ia memuji antusiasme warga Depok yang dinilai sangat luar biasa.

“Festival Heritage Depok Lama 2026 pun menjadi bukti bahwa sejarah, budaya, dan kebersamaan dapat berpadu menjadi energi positif bagi masa depan kota,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *