Kadis LHK Depok Ajak Masyarakat Konsisten Pilah Sampah Organik dan Nonorganik Mandiri
Kepala DLHK Kota Depok, Reni Siti Nuraeni, mendorong masyarakat untuk konsisten memilah sampah organik dan nonorganik secara mandiri demi mengurangi beban TPA Cipayung.
Foto: Dok. Kelurahan Sukmajaya
LensaDepok.com – Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Reni Siti Nuraeni, menekankan pentingnya konsistensi masyarakat dalam melakukan pemilahan dan pengolahan sampah langsung dari sumbernya. Hal tersebut menjadi langkah krusial dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Reni mengatakan, meskipun Pemerintah Kota (Pemkot) Depok telah memiliki rencana pengolahan sampah hingga 1.000 ton per hari, persoalan pengelolaan sampah di tingkat hulu tetap menjadi hal yang wajib diselesaikan bersama.
“Kami punya konsep pengelolaan sampah termaju yang artinya pengelolaannya harus terintegrasi dari hulu ke hilir. Sehingga dibutuhkan peran masyarakat dalam pengolahan sampah secara mandiri,” jelasnya usai menghadiri kegiatan Fasilitasi Bank Sampah RW 13 di Sekretariat Posyandu RW 13, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Sukmajaya, Senin (31/08/26).
Reni menuturkan bahwa RW 13 Kelurahan Sukmajaya sebelumnya telah memiliki capaian yang sangat baik dalam pengelolaan sampah. Bahkan, tingkat partisipasi masyarakat di wilayah tersebut dalam pemilahan sampah sempat mendekati angka 100 persen.
Dengan kondisi tersebut, Reni berharap para kader dan masyarakat dapat kembali konsisten melakukan pemilahan sampah serta mempertahankan kebiasaan baik itu secara berkelanjutan.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pengelolaan sampah di hulu ke depannya tidak hanya menyasar sampah nonorganik. Sampah organik juga perlu diolah sejak dari sumbernya, sehingga volume sampah yang pada akhirnya dibuang ke TPA Cipayung dapat semakin berkurang signifikan.
“Yang kami harapkan teman-teman dapat konsisten untuk mulai melakukan pemilahan, bahkan nanti organiknya pun terolah. Sehingga keduanya dapat terolah di hulu,” pungkasnya.
