Kunjungi Depok, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Galakkan Pendekatan Deep Learning di Sekolah
Mendikdasmen Abdul Mu’ti membeberkan strategi mewujudkan pendidikan bermutu lewat pendekatan 6-bel dan 3-ful saat meresmikan sekolah di Tapos, Depok.
Foto: Dok. Nur Aprida Sani/Diskominfo
LensaDepok.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti, mengungkapkan bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen kuat untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu bagi seluruh anak Indonesia.
Oleh karena itu, Kemendikdasmen mendorong lembaga pendidikan untuk menerapkan pembelajaran dengan pendekatan “6-bel” dan “3-ful” guna mewujudkan amanat UUD 1945 Pasal 31 serta Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).
“Untuk mewujudkan pendidikan bermutu itu harus available, accessible, affordable, sehingga menciptakan kualitas anak-anak yang knowledgeable, capable, dan humble,” jelas Mendikdasmen Abdul Mu’ti dalam acara peresmian SDI 78 dan SMPI 68 Yayasan Cendekia Adab Mulia (YCAM) Al Azhar di Cimanggis Golf Estate, Kecamatan Tapos, Sabtu (11/7/2026).
Pendekatan Deep Learning (3-ful)
Selain pendekatan “6-bel”, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah tersebut juga menggalakkan pendekatan Pembelajaran Mendalam atau Deep Learning yang berorientasi pada kualitas.
Metode pembelajaran yang digunakan tidak sekadar berfokus pada penyelesaian kurikulum, melainkan juga memperhatikan berbagai aspek psikologis siswa. Di antaranya adalah pendekatan yang mindful (penuh perhatian), meaningful (bermakna), dan joyful (penuh kegembiraan).
Ia meyakini bahwa penerapan ketiga pendekatan tersebut di berbagai lembaga pendidikan Indonesia akan berdampak sangat positif dalam membentuk karakter anak bangsa yang berkualitas di masa depan.
“Saya yakin Yayasan Cendekia Adab Mulia Al Azhar menjadi lembaga pendidikan yang bersama-sama dengan kami membangun generasi Indonesia hebat, kuat menuju Indonesia Emas 2045 yang bermartabat dan unggul,” tandasnya.
