Lewat Ruang Publik Lansia, Pemkot Depok Dorong Lansia Sehat, Mandiri, dan Berdaya
Dinsos Kota Depok rutin menggelar Ruang Publik Lansia (RPL) untuk mewadahi lansia agar tetap sehat, aktif, mandiri, dan produktif melalui berbagai kegiatan positif.
Foto: Dok. Dinsos Depok
LensaDepok – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus memberikan ruang bagi para lanjut usia (lansia) untuk menjalani aktivitas yang positif, sehat, dan bermanfaat. Salah satunya melalui kegiatan Ruang Publik Lansia (RPL) yang rutin digelar setiap bulan.
RPL menjadi wadah bagi lansia untuk tetap aktif, bersosialisasi, menyalurkan hobi, serta mengembangkan potensi diri. Kegiatan ini juga melibatkan berbagai komunitas maupun organisasi lansia secara bergiliran.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok, Utang Wardaya, mengatakan bahwa RPL menjadi salah satu langkah nyata Pemkot Depok dalam memberikan akses kegiatan yang mendukung kualitas hidup para senior di Kota Depok.
“Upaya memberikan ruang dan akses kegiatan bagi lansia masih terus kami lakukan. RPL hadir sebagai wadah agar lansia tetap memiliki aktivitas, bisa bersosialisasi, menyalurkan hobi, dan terus mengembangkan potensi yang dimiliki,” ungkapnya pada Sabtu (05/09/26).
Pada pelaksanaan kali ini, kegiatan RPL diisi oleh komunitas Indonesia Ramah Lansia (IRL) bersama Sekolah Lansia Ema Bapak dengan menghadirkan beragam aktivitas bermanfaat.
Wadah Kreativitas dan Pemeriksaan Kesehatan
Utang menjelaskan, RPL tidak sekadar menjadi tempat berkumpul biasa, tetapi juga sarana untuk mendukung kesehatan, kemandirian, dan kesejahteraan emosional lansia. Menurutnya, membangun kemandirian lansia perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai aspek, mulai dari spiritual, daya ingat, emosional, sosial, hingga lingkungan.
Selain edukasi kesehatan dan layanan pemeriksaan medis gratis, para lansia turut mengikuti senam bersama serta menampilkan pertunjukan seni budaya dan drama. Aktivitas ini tidak hanya menjaga kebugaran fisik, tetapi juga melatih kreativitas serta daya ingat.
Tak hanya tampil, para peserta juga memamerkan hasil karya mandiri seperti kerajinan tangan serta olahan makanan dan kue tradisional.
“Ini menunjukkan lansia tetap bisa produktif dan berdaya. Hasil karya yang ditampilkan menjadi bukti ketika diberikan ruang dan kesempatan, lansia dapat terus berkarya sesuai dengan kemampuan dan minatnya,” jelas Utang.
Utang berharap RPL dapat terus dimanfaatkan sebagai ruang bersama untuk menjaga kebugaran fisik, memperluas interaksi sosial, serta memperoleh informasi kesehatan secara berkala.
“Yang terpenting adalah lansia tetap merasa dihargai, dibutuhkan, dan memiliki aktivitas. Kita ingin lansia di Kota Depok tetap sehat, aktif, produktif, dan mandiri,” pungkasnya.
