Titanium Lamina Pecahkan Rekor MURI: Hadirkan Sintered Stone yang Bisa Bercahaya dalam Gelap

Titanium Lamina memecahkan rekor MURI lewat inovasi Bio Luminance pada ajang IndoBuildTech Expo 2026, menghadirkan permukaan sintered stone pertama yang mampu memancarkan cahaya dalam gelap.

WhatsApp Image 2026-07-08 at 16.55.54

LensaDepok.com – Titanium Lamina memperkenalkan inovasi Bio Luminance melalui Lumen Series dalam ajang IndoBuildTech Expo 2026. Inovasi yang menghadirkan efek cahaya pada urat permukaan sintered stone tersebut mengantarkan Titanium Lamina meraih penghargaan MURI dengan tajuk “Batu Sinter Pertama dengan Bio Luminesensi (Efek Bercahaya dalam Gelap)”.

Pencapaian tersebut menandai perkembangan baru dalam eksplorasi material interior, yang mana permukaan tidak hanya berfungsi sebagai elemen pembentuk estetika dan performa ruang, tetapi juga dapat berinteraksi dengan pencahayaan untuk menciptakan pengalaman visual yang berbeda.

Titanium Lamina merupakan lini premium sintered stone dari PT Surya Multi Cemerlang, bagian dari Platinum Ceramics Group yang telah berkecimpung lebih dari lima dekade dalam industri material permukaan. Melalui Lumen Series, Titanium Lamina mengeksplorasi hubungan antara material dan cahaya sebagai bagian dari pengalaman ruang.

“Kami melihat material interior kini tidak hanya dinilai dari kekuatan dan tampilannya, tetapi juga dari pengalaman yang dapat diciptakan di dalam ruang. Melalui Bio Luminance, kami ingin mengeksplorasi bagaimana cahaya dan material dapat berinteraksi untuk memberikan pengalaman visual yang berbeda,” ujar CEO Platinum Ceramics Group, Liem May Tjoe.

Lumen Series menghadirkan dua pendekatan, yakni Artisan Translucence dan Bio Luminance. Artisan Translucence mengeksplorasi karakter visual batu mineral transparan seperti onyx melalui permainan kedalaman dan pencahayaan. Sementara itu, Bio Luminance menawarkan pendekatan berbeda dengan menghadirkan efek cahaya dari urat permukaan material.

Material dan Cahaya dalam Satu Pengalaman Ruang

Setelah menerima paparan sinar ultraviolet (UV), urat pada permukaan Bio Luminance memancarkan cahaya berwarna turquoise dengan efek afterglow. Karakter tersebut membuka kemungkinan bagi arsitek dan desainer interior untuk menjadikan material permukaan sebagai bagian aktif dari pembentukan atmosfer ruang, bukan semata sebagai elemen dekoratif.

Penyerahan penghargaan MURI ini berlangsung pada 8 Juli 2026 dalam rangkaian perhelatan IndoBuildTech Expo 2026 di ICE BSD, Tangerang. Momentum tersebut sekaligus menjadi ajang pengenalan Bio Luminance kepada komunitas arsitek, desainer interior, pengembang, dan pelaku industri bangunan.

“Penghargaan ini menjadi apresiasi terhadap proses inovasi yang kami lakukan. Bagi kami, pencapaian ini bukan titik akhir, tetapi dorongan untuk terus mengeksplorasi teknologi dan pendekatan desain yang relevan bagi kebutuhan industri arsitektur dan interior,” tambah Liem.

Membuka Kemungkinan Baru dalam Aplikasi Interior

Karakter visual Bio Luminance membuka peluang aplikasi pada berbagai elemen interior yang membutuhkan identitas kuat, mulai dari feature wall, meja resepsionis, hingga elemen dekoratif. Penggunaannya dapat dikembangkan untuk proyek hospitality, retail, perkantoran, galeri, showroom, maupun hunian premium.

Fleksibilitas tersebut memperlihatkan bagaimana inovasi material dapat memperluas perannya dalam desain interior. Permukaan tidak lagi hanya menjadi elemen pembentuk tampilan ruang, tetapi dapat ikut merespons pencahayaan dan menghadirkan pengalaman visual yang berubah dalam kondisi berbeda.

Melalui pengembangan Lumen Series dan Bio Luminance, Titanium Lamina menempatkan inovasi material sebagai bagian dari eksplorasi desain yang lebih luas—mempertemukan performa, estetika, teknologi, dan pengalaman ruang dalam satu pendekatan yang menyeluruh.